Lingga 2026
Wonderful Bunda Tanah Melayu
Rute Perjalanan Populer
Singapore
Transit Batam Center
INTL TRANSITMalaysia
Via Stulang Laut / TPI
INTL TRANSITBatam
Via Telaga Punggur
± 4 JamTg. Pinang
Feri langsung Sri Bintan Pura
± 3 JamEstimasi Tiket Terbaru
| Asal | Tujuan | Estimasi Harga (2026) |
|---|---|---|
| Singapore | Via Batam | SGD 95 – 110 |
| Malaysia | Via Batam | RM 250 – 300 |
| Batam (Punggur) | Pelabuhan Sungai Tenam (Lingga) | Rp 252.000 |
| Tanjungpinang | Pelabuhan Sungai Tenam (Lingga) | Rp 204.000 |
14 Destinasi Wisata Wajib di Daik Lingga: Panduan Liburan ke Bunda Tanah Melayu
Daik Lingga merupakan pusat sejarah dan budaya yang dikenal sebagai “Bunda Tanah Melayu”. Jika Anda berencana berkunjung, berikut adalah daftar destinasi wisata terbaik yang menggabungkan keindahan alam dan nilai sejarah Kesultanan Riau-Lingga:
- Gunung Daik: Ikon legendaris dengan puncak bercabang tiga yang menawarkan pemandangan alam megah dan jalur pendakian menantang bagi para petualang.
- Masjid Jami’ Sultan Lingga: Situs sejarah religi peninggalan Kesultanan Riau-Lingga yang memiliki arsitektur khas Melayu dan menyimpan benda-benda purbakala asli.
- Istana Damnah: Replika megah dari pusat pemerintahan masa lalu yang menjadi spot foto favorit untuk melihat kejayaan peradaban Melayu di Lingga.
- Makam Sultan Mahmud Riayat Syah: Kompleks pemakaman pahlawan nasional yang merupakan pusat wisata religi dan sejarah perjuangan rakyat Kepulauan Riau.
- Desa Wisata Mepar: Pulau benteng bersejarah yang menawarkan pengalaman wisata budaya lokal dengan pemandangan laut yang sangat memukau.
- Rumah Tekat Tudung Manto Halimah: Galeri seni tradisional tempat pembuatan wastra khas Lingga yang telah diakui sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.
- Benteng Bukit Cening: Situs pertahanan kuno di atas bukit yang menyajikan pemandangan kota Daik serta koleksi meriam peninggalan masa perang.
- Air Terjun Resun: Objek wisata alam dengan aliran air bertingkat yang jernih dan suasana hutan tropis yang sangat menyejukkan.
- Museum Linggam Cahaya: Pusat edukasi yang menyimpan koleksi artefak, alat musik, dan berbagai benda pusaka peninggalan Kerajaan Lingga.
- Pemandian Lubuk Papan: Sungai pemandian alami dengan air pegunungan yang sangat dingin, jernih, dan dikelilingi oleh pepohonan rimbun.
- Makam Merah: Salah satu situs pemakaman kuno unik yang sangat dihormati dan memiliki nilai sejarah penting bagi masyarakat lokal.
- Bilik 44: Jejak arkeologi berupa sisa bangunan administratif atau pergudangan yang menunjukkan tata ruang kota Kesultanan di masa lampau.
- Situs Istana Robat: Puing peninggalan istana lama yang memberikan gambaran tentang luas dan megahnya kompleks pemerintahan kerajaan di Daik.
- Tanjung Buton: Kawasan pesisir yang menjadi tempat terbaik menikmati sunset sambil mencicipi kuliner khas seperti Gubal, Lempeng Sagu dan Lakse.
Itulah daftar tempat wisata di Daik Lingga yang wajib masuk ke dalam rencana perjalanan Anda. Pastikan untuk menjaga kebersihan dan menghormati adat istiadat setempat saat berkunjung.
Panduan Lengkap Berwisata ke Daik Lingga
Agar perjalanan Anda ke “Bunda Tanah Melayu” berjalan lancar dan berkesan, simak panduan praktis berikut ini:
1. Cara Menuju ke Daik Lingga
Untuk mencapai Daik, Anda bisa menggunakan transportasi laut:
- Dari Tanjungpinang: Menggunakan Kapal Feri (Speedboat) dari Pelabuhan Sri Bintan Pura menuju Pelabuhan Sungai Tenam (lebih cepat) sekitar 3 jam atau ke Pelabuhan Tanjung Buton (pelabuhan terakhir) perjalanan memakan waktu sekitar 4-5 jam.
- Dari Batam: Menggunakan Feri dari Pelabuhan Telaga Punggur ke Pelabuhan Sungai Tenam dengan waktu sekitar 4 jam.
2. Transportasi Lokal
Setibanya di Pelabuhan Sungai Tenam, Anda dapat menggunakan jasa Angkutan Mobil Reguler dengan ongkos Rp. 70.000 perorang atau Charter Mobil untuk menuju ke penginapan. Anda juga dapat menyewa motor atau mobil untuk mengunjungi destinasi wisata di Daik Lingga
3. Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Waktu terbaik adalah saat Musim Kemarau (Maret – September) untuk menghindari hujan saat mendaki Gunung Daik atau mandi di air terjun. Jika ingin merasakan suasana budaya yang kental, datanglah saat perayaan hari besar Islam atau acara adat seperti Mandi Safar, Haul Jamak, Tamaddun Melayu, Tradisi Pintu Gerbang Malam Tujuh Likur dan sebagainya..
4. Kuliner Khas yang Wajib Dicoba
Jangan lewatkan kuliner berbahan dasar sagu yang menjadi makanan pokok masyarakat Lingga:
- Gubal Sagu: Kuliner ikonik khas Lingga, biasanya disajikan hangat dengan siraman kuah asam pedas ikan atau gulai .
- Lempeng Sagu: Dimakan hangat dengan gulai ikan atau sambal kelapa.
- Lakse: Mi berbahan sagu dengan kuah kari ikan yang kaya rempah.
5. Etika dan Tata Tertib (Adat Istiadat)
Mengingat Daik adalah pusat budaya Melayu yang kental dengan nilai keislaman, pengunjung disarankan untuk:
- Berpakaian sopan dan tertutup, terutama saat mengunjungi situs sejarah dan masjid.
- Menjaga tutur kata dan perilaku saat berada di area keramat atau pemakaman sultan.
- Menjaga kebersihan alam dengan tidak membuang sampah sembarangan di area pegunungan dan air terjun.
6. Akomodasi
Tersedia berbagai pilihan Penginapan (Guest House) hotel atau home stay di pusat kota Daik dengan harga yang sangat terjangkau dan fasilitas yang cukup memadai bagi wisatawan.
